Jumat, 14 Juni 2019

Pengertian VPS Lengkap dengan Cara Kerjanya





Pengertian VPS bisa dipahami dengan lebih mudah jika dijajarkan dengan jenis hosting yang satunya yaitu Shared Hosting. Benar sekali, jika di Shared Hosting anda harus berbagi hosting dengan banyak server sekaligus, maka VPS membuat anda memiliki “ruang” pribadi untuk server anda sendiri. Sebagai perumpamaan, jika anda pernah berkumpul dalam satu ruang dengan banyak pembicara sekaligus yang memberikan materi ke masing-masing peserta, maka itulah gambaran Shared Hosting. Sebaliknya, jika anda memberi materi kepada peserta di ruangan tersendiri, dan pemateri lain di ruangan mereka sendiri, maka itulah gambaran VPS. Kelebihan yang ditonjolkan dari adanya VPS adalah ruang privasi yang membuat anda tidak mengganggu dan tidak diganggu oleh server lain. Untuk lebih jelasnya, berikut adalah pengertian VPS.

Pengertian VPS


VPS atau juga dikenal dengan Virutal Private Server atau VDS (Virtual Dedicated Server) adalah salah satu jenis layanan hosting (penyiaran website) dengan menggunakan teknologi virtualisasi server yang berdasarkan dengan server fisik. Seperti yang sudah dijelaskan di pembukaan, VPS menyediakan ruang pribadi bagi anda dalam bentuk server virtual alias tidak nyata. Meskipun dalam kenyataannya anda harus berbagi server fisik dengan user lain, namun VPS membuat anda seperti memiliki satu server fisik secara penuh. Hal tersebut dikarenakan VPS terinstal hingga pada level OS di setiap komputer. Pembagian ini hampir sama prinsipnya dengan partisi hard disk pada komputer anda.
Kelebihan yang jelas ditawarkan oleh VPS adalah bahwa setiap server virtual tidak akan mempengaruhi kinerja server virtual lain yang masih dalam satu server fisik. VPS akan membagi porsi masing-masing VPS Hosting sesuai dengan pengaturan yang dijalankan. Jadi anda tidak perlu khawatir lagi jika tiba-tiba website anda nantinya menerima lonjakan traffic sekaligus. Selain itu, VPS juga memberikan privasi terhadap filesystem anda sehingga server lain yang masih dalam satu server fisik tidak bisa melihat data-data penting anda. Dan yang terakhir, anda bisa menjalankan sistem operasi pribadi sesuai keinginan anda, bahkan melakukan rebooted server secara individual juga tersedia.
Penggunaan VPS saat ini didominasi oleh para pemilik website dengan traffic tinggi dan sudah melampaui batas penggunaan Shared Hosting, namun belum terlalu membutuhkan resource dari dedicated server. Pada kasus ini, VPS menjadi semacam alternatif sebelum akhirnya pemilik website benar-benar membutuhkan satu Dedicated Server penuh. Selain pengguna website, VPS juga banyak digunakan untuk keperluan Web Server Software, File Transfer Protocol Program, Mail Server Program, dan juga e-Commerce.
Lalu bagaimana cara kerja VPS hosting?

Cara Kerja VPS

Alur kerja VPS dimulai dari server fisik berupa komputer. server fisik ini adalah tempat di mana anda dan seluruh user lain menyimpan file dan database yang dibutuhkan untuk website yang akan di hostingkan. Nantinya, browser yang digunakan oleh pengunjung website anda akan mengirimkan permintaan kepada server, untuk kemudian server mentransfer file yang diinginkan ke pengunjung melalui internet. Nah, pada saat proses menerima dan mengirimkan kembali itulah VPS bekerja. Jadi pengguna akan mendapatkan respons dari VPS yang mana berkaitan langsung dengan server fisik dan memberikan file yang diminta tersebut melalui internet. VPS berguna sebagai peniru server fisik yang bersifat pribadi dan tidak terpengaruhi oleh VPS-VPS lain dalam satu server.
Itulah sekilas pengertian VPS lengkap dengan cara kerjanya yang bisa anda ketahui. Semoga bermanfaat.


EmoticonEmoticon